SP2DK — Analisis Rasio Keuangan

Rasio Utang terhadap Ekuitas (DER) – SP2DK

Contoh Problem Solving Pendekatan Keuangan dan Profil Risiko Wajib Pajak

Beberapa SP2DK diterbitkan berdasarkan indikasi ketidakwajaran struktur permodalan antara utang vs ekuitas yang tercermin dalam laporan keuangan. Rasio ini dikenal sebagai Debt to Equity Ratio (DER). Sistem pengawasan fiskus dapat menilai DER sebagai bagian dari profil risiko Wajib Pajak, terutama untuk usaha yang menggunakan pembiayaan eksternal signifikan.

Gambaran Kasus Singkat Sebuah perusahaan perdagangan menerima SP2DK dengan pokok bahasan: “DER cukup tinggi sehingga menimbulkan dugaan beban bunga yang tidak wajar dan potensi koreksi biaya fiskal atas pembiayaan pihak terafiliasi.”

1. Akar Masalah

Setelah dilakukan penelaahan, ditemukan sumber masalah sebagai berikut:

  • Utang jangka pendek dari pemegang saham dicatat sebagai utang usaha.
  • Ekuisitas relatif kecil karena modal belum disetor penuh.
  • Beban bunga tercatat besar, namun sebagian bukan objek koreksi fiskal.
  • Sebagian pembiayaan bukan pinjaman murni, tetapi penempatan modal sementara.
Insight: DER tinggi tidak otomatis berarti penghindaran pajak atau biaya bunga yang tidak wajar. Pada banyak kasus, masalahnya adalah klasifikasi akun dan ekuitas yang kecil.

2. Contoh Mini Rasio

Ilustrasi sederhana (contoh mini tanpa angka real SP2DK):

KomponenNilai
Total UtangRp 8.000.000.000
Total EkuitasRp 2.000.000.000
DER4,0x

Fiskus menilai DER > 3,0x sebagai indikator risiko untuk industri tersebut.

3. Risiko dan Fokus Fiskus

  • Koreksi beban bunga yang dianggap tidak wajar.
  • Pengujian hubungan istimewa dan transfer pricing.
  • Pengujian modal disetor vs setoran modal fisik.
  • Reklasifikasi utang menjadi ekuitas.

4. Langkah Problem Solving

  • Mapping akun utang sesuai sumber (bank, pemegang saham, vendor).
  • Memisahkan pembiayaan pihak terafiliasi dan non-afiliasi.
  • Menguji beban bunga terhadap batas fiskal.
  • Melakukan rekonsiliasi antara pembiayaan dan aliran kas usaha.
  • Menyusun narasi penjelasan dan supporting data.

5. Hasil Akhir Pendampingan

Setelah disampaikan penjelasan lengkap, fiskus memahami bahwa sebagian besar utang merupakan pendanaan sementara pemegang saham sehingga DER tinggi bukan akibat pembiayaan eksternal dan bukan menghasilkan kelebihan beban bunga fiskal. SP2DK dapat ditutup tanpa pemeriksaan lanjutan.

Jika Anda menghadapi SP2DK yang berbasis analisis rasio keuangan, pendekatannya harus teknis dan defensibel.

Konsultasi SP2DK — Rasio Keuangan